Detil Tur
1. Hari: Göreme - gereja-gereja awal Kristen
Sebagai pembuka minggu pendakian kami, kami melakukan pendakian yang indah melalui lembah Meskendir dan “Lembah Merah” dan melalui Lembah Rosental kami tiba di desa bersejarah Cavusin. Setelah singgah sejenak, kami mendaki ke blok batu indah dari pemukiman gua kuno desa ini dan dalam perjalanan kembali, kami mengagumi cerobong peri yang indah.
Jarak pendakian: sekitar 12 km; sekitar 4 jam; Ketinggian naik 80 m; Ketinggian turun sekitar 230 m
2. Hari: Ngarai Ihlara
Salah satu sorotan lain dari minggu pendakian kami adalah Ngarai Ihlara. Setelah perjalanan sekitar 1,5 jam dengan minibus, kami tiba di titik awal pendakian yang beragam ini. Ngarai yang lebih dari 80 meter dalam dengan formasi batuan yang mengesankan ini sering disebut sebagai “Grand Canyon Turki”. Sepanjang perjalanan kami melalui lanskap spektakuler ini, kami kembali menjumpai gereja-gereja gua yang sangat terawat.
Ketinggian turun: 90 m – Jarak pendakian: 12 km – Durasi: 4 jam
3. Hari: Pendakian di Lembah Çat
Baru saja dibuka, Lembah Çat adalah salah satu lembah terpanjang di Kappadokia. Cerobong peri yang unik dan berbagai pemukiman gua dengan rumah merpati yang dicat berwarna-warni adalah objek foto yang sempurna. Setelah pendakian, kami menikmati makan siang khas Turki di sebuah koperasi wanita yang ramah. Di sore hari, kami masih memiliki kesempatan untuk ikut serta dalam seni tertua Turki, merajut karpet, dan mempelajari banyak hal yang berharga tentangnya.
Jarak pendakian: sekitar 11 km; sekitar 3 jam; Ketinggian naik 50 m dan Ketinggian turun sekitar 200 m
4. Hari: Lembah Soganli dan Kota Bawah Tanah
Hari ini kami melakukan perjalanan melalui lanskap fantastis di selatan Kappadokia, ke Lembah Soganli. Kami mendaki melalui lanskap bulan yang menakjubkan ke atas sebuah dataran tinggi, di mana erosi telah membentuk menara tufa tinggi dengan atap kubah. Ini diukir sebagai gereja dan ruang hunian di Abad Pertengahan. Di sini kami juga menemukan gereja-gereja gua yang dihiasi indah dengan fresko berharga. Dalam perjalanan kembali, kami mengunjungi kota bawah tanah Derinkuyu. Di sini terdapat sistem terowongan yang luas dengan ruang tinggal dan penyimpanan, serta saluran ventilasi yang panjang. Bahkan, kandang hewan dengan tempat pakan masih dapat dikenali.
Ketinggian naik: 150 m – Ketinggian turun: 150 m – Jarak pendakian: 9 km – Durasi: 3 jam
5. Hari: Melintasi Lembah Merpati dan Lembah Cinta
Perjalanan hari ini membawa kami ke dua lembah terkenal dan beragam dari Kappadokia. Kami mulai dengan Güvercinlik (Lembah Merpati) dan mempelajari mengapa daerah unik ini dinamakan demikian. Di seluruh tebing, kami menemukan kandang merpati yang dikepung. Di dalamnya, kotoran merpati yang berharga pernah dikumpulkan sebagai pupuk. Setelah istirahat makan siang di Göreme, kami naik ke Akvadi (Lembah Putih) dengan cerobong peri yang menjulang tinggi, yang membuatnya mendapatkan julukan “Lembah Cinta”.
Ketinggian naik: 60 m – Ketinggian turun: 250 m – Jarak pendakian: 9 km – Durasi: 4 jam
6. Hari: Lembah Gomeda
Pendakian hari ini dimulai di bawah desa Ortahisar. Sebuah jalur sempit membawa kami menyusuri tepi sungai melalui Lembah Gomeda yang hijau dan indah. Keheningan dan keterasingan tempat ini memberikan pengalaman pendakian yang istimewa. Di akhir tur, kami mengunjungi desa kuno Yunani Mustafapasa, di mana para pengrajin batu modern dengan penuh kasih telah merestorasi rumah dan pemukiman gua bersejarah.
Ketinggian naik 50 m – Ketinggian turun 50 m – Jarak pendakian 9 km – Durasi 3 jam
Salah satu pemandangan alam terindah di dunia dengan formasi batuan unik seperti di Kapadokya hanya dapat diabadikan melalui pendakian yang indah. Berkat pengetahuan dan pengalaman tim Gran Daily Tours – terutama pemandu kami Bilal Coşkun – perjalanan ini menjadi salah satu kenangan terindah dalam hidup kami. Terima kasih banyak!